• Beranda
  • Jati Diri
    • Pengenalan Ndalem Pojok
    • Arti Penting
    • Sejarah itu Pendidikan
  • Situs
    • Kamar Bayi Koesno
    • Kamar Presiden
    • Kamar Masa Muda Soekarno
    • Kopyah Miring
    • Pintu Soekarno
    • Pohon Kantil
    • Pohon Kepuh
  • Kegiatan
    • Mocopatan
    • Hari Hari Besar Nasional
    • Seni Keroncong
    • Seni Tari
    • Seni Karawitan
    • Belajar Sinden
    • Belajar Gamelan
    • Belajar Tari
    • Belajar Teater
    • Upacara 17
    • Upacara 28
    • Sarasehan
    • Santunan
  • Artikel
  • Berita
  • Galeri
  • Login
Situs Bung Karno | Sumunaring Ndalem Pojok
  • Beranda
  • Jati Diri
    • Pengenalan Ndalem Pojok
    • Arti Penting
    • Sejarah itu Pendidikan
  • Situs
    • Kamar Bayi Koesno
    • Kamar Presiden
    • Kamar Masa Muda Soekarno
    • Kopyah Miring
    • Pintu Soekarno
    • Pohon Kantil
    • Pohon Kepuh
  • Kegiatan
    • Mocopatan
    • Hari Hari Besar Nasional
    • Seni Keroncong
    • Seni Tari
    • Seni Karawitan
    • Belajar Sinden
    • Belajar Gamelan
    • Belajar Tari
    • Belajar Teater
    • Upacara 17
    • Upacara 28
    • Sarasehan
    • Santunan
  • Artikel
  • Berita
  • Galeri
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Jati Diri
    • Pengenalan Ndalem Pojok
    • Arti Penting
    • Sejarah itu Pendidikan
  • Situs
    • Kamar Bayi Koesno
    • Kamar Presiden
    • Kamar Masa Muda Soekarno
    • Kopyah Miring
    • Pintu Soekarno
    • Pohon Kantil
    • Pohon Kepuh
  • Kegiatan
    • Mocopatan
    • Hari Hari Besar Nasional
    • Seni Keroncong
    • Seni Tari
    • Seni Karawitan
    • Belajar Sinden
    • Belajar Gamelan
    • Belajar Tari
    • Belajar Teater
    • Upacara 17
    • Upacara 28
    • Sarasehan
    • Santunan
  • Artikel
  • Berita
  • Galeri
No Result
View All Result
Situs Bung Karno
No Result
View All Result
Beranda Berita

Dana Spontanitas Tembus Rp 45 juta untuk Pesantren Jatidiri Bangsa di Situs Bung Karno

Selasa, 11 Juli 2023
| Waktu baca 2 menit
A A
Dana Spontanitas Tembus Rp 45 juta untuk Pesantren Jatidiri Bangsa di Situs Bung Karno

TopikSelaras

Pencegahan Dini Kenakalan Remaja, Polres Kediri dan PIPJATBANG Gembleng 1.900 Pelajar Lewat “Detektif Jati Diri Bangsa”

Pencegahan Dini Kenakalan Remaja, Polres Kediri dan PIPJATBANG Gembleng 1.900 Pelajar Lewat “Detektif Jati Diri Bangsa”

Selasa, 28 Juli 2026
Jenderal A.H. Nasution Menjadi Saksi Tertulis Posisi RM Sajid Soemodihardjo sebagai Penasehat Istana

Jenderal A.H. Nasution Menjadi Saksi Tertulis Posisi RM Sajid Soemodihardjo sebagai Penasehat Istana

Sabtu, 23 Mei 2026

Berbagai kalangan masyarakat, tokoh lintas agama, tokoh masyarakat, penjabat pemerinah pengurus organasisi, anak-anak muda, orang tua, hingga siswa taman kanak-kanak hadir berkumpul pada acara peletakan batu pertama pembangunan Pesantren Jatidiri Bangsa Indonesia akan Dibangun di Situs Bung Karno Ndalem Pojok, Desa Pojok, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri, Jawa Timur.

Menariknya mereka tidak hanya sekedar berkumpul tapi juga bergotong-royong ikut peduli dalam pembangunan pesantren Jatidiri Bangsa ini. Ketua Harian Situs Persada Sukarno, Kus Hartono menyatakan, dalam goat peletakan batu pertama tersebut masyarakat juga tampak memberikan dana sumbangan spontanitas, dan  terkumpul mencapai hampir Rp 50 juta.

“Di tempat ini, tampak para tokoh lintas agama, tokoh masyarakat, para pejabat pemerintah, komunitas dan pengurus lembaga dan organisasi semua membuka dompet ikut memberikan sumbahan,” ujar Kus Hartono.

Sementara Ketua Pembangunan Pesantren Jatidiri Bangsa Indonesia dari Program Khusus DPP Organisasi Shiddiqiyyah mengakui semua atas izin Alloh.

“Atas Berkat Rahmat Allah Yang Maha Kuasa shodaqoh spontanitas dari semua yang hadir pada peletakan batu pertama. Ada tokoh lintas agama termasuk Pak Kyai Muchtar, pejabat pemerintah ada Bapak Laksamana Muda Julius Kapuspen TNI, Dandim, Kapolres, Bakesbangpol hingga kepala Desa Pojok. Dari berbagai komunitas dan organisasi dan semua yang hadir. Alhamdulillah terkumpul 45 juta lebih, dalam tempo kurang dari 30 menit,” kata Suhardono, SE Ketua Panitia Pembangunan Pesantren Jatidiri Bangsa.

Menurutnya, kesadaran dan gotong royong  dengan hasil sebesar itu  sungguh diluar dugaan padahal hanya dengan kardus keliling.

“Kita tidak tahu masing-masing orang menyumbang berapa karena shodaqoh spontasnitas ini dengan kasdus keliling. Semua sukarela, kami sama  tidak memaksa. Karena sebelumnya  kami tawarkan bagaimana kalau kita galang sodaqoh dulu dan kompak menjawab setuju, sungguh ini  diluar dugaan kami,” kata Suhardono.

Sebelum sesi shodaqoh spontanitas, panitia sempat menyampaikan bahwa sesuai gambar desain pembangunan pesantren ini diperkirakan mencapai Rp 2 miliar dan panitia berjanji tidak akan membuat proposal.

“Tadi dalam sambutan sudah disampaikan oleh Ketua Panitia pembangunan pesantren ini diperkirakan 2 miliar lebih dan kita ingin membangun Pesantren Jatidiri Bangsa ini dengan  gotong royong dengan kesadaran cinta tanah air. Panitia sepakat  tidak akan meminta bantuan dengan membuat proposal-proposal. Sejak dulu kita dididik  pantangan membuat proposal, tapi siapapun kalau mau membantu dengan ikhkas kita terima dengan tangan terbuka,” tambah Kus Hartono Ketua Harian Situs Bung Karno.

Ketua Umum DPP Orshid Joko Herwanto dalam sambutannya juga mengatakan warga Shiddiqiyyah siap mensukseskan pembangunan pesantren  yang digagas oleh Mursyid Thoriqoh Shiddiqiyyah ini.

“Kami warga Shiddiqiyyah Se-Indonesia siap mendukung penuh untuk mewujudkan Pesantren Jatidiri Bangsa Indonesia, untuk Indonesia Raya ini,” tegasnya..

Diketahui, acara peletakan batu pertama Pesantren Jatidiri Bangsa yang dihadiri oleh Kapuspen TNI Laksamana Muda Julius yang hadir mewakili Panglima TNI.

“Saya sudah menghadap Bapak Panglima TNI dan beliau mendukung pembangunan Pesantren Jatidiri Bangsa ini. Jadi semua yang baik untuk negeri ini kita dukung,” kata Laksamana Muda Julius di hadapan ribuan hadirin yang langsung disambut tepuk tangan meriah.

Usai prosesi peletakan batu pertama  Kyai Muchtar Mu’thi penggagas Pesantren Jatidiri Bangsa, bersama Kapuspen TNI Laksamana Muda Julius dan para tokoh lintas agama napak tilas ke rumah masa kecil Presiden Soekarno Situs Ndalem Pojok Persada Sukarno Kediri sekaligus ramah tamah.* salam

      
Tags: pesantren jatidiri bangsapesantren jatidiri bangsa indonesiasitus bung karno
Artikel berikutnya
Pesantren Jatidiri Bangsa akan Menjadi Matahari Indonesia

Pesantren Jatidiri Bangsa akan Menjadi Matahari Indonesia

Situs Ndalem Pojok Siapkan Jamasan Pusaka Presiden Soekarno

Situs Ndalem Pojok Siapkan Jamasan Pusaka Presiden Soekarno

Ndalem Pojok Menyimpan Akte  Berdirinya NKRI 18 Agustus 1945?

Ndalem Pojok Menyimpan Akte Berdirinya NKRI 18 Agustus 1945?

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs Bung Karno

© 2022 Situs Bung Karno - Sumunaring Ndalem Pojok - Pancasila Sudah Final.

Navigasi Situs

  • Ini Kami
  • Kontak
  • id ID
    • en EN
    • id ID

Ikuti Kami

  • Beranda
  • Jati Diri
    • Pengenalan Ndalem Pojok
    • Arti Penting
    • Sejarah itu Pendidikan
  • Situs
    • Kamar Bayi Koesno
    • Kamar Presiden
    • Kamar Masa Muda Soekarno
    • Kopyah Miring
    • Pintu Soekarno
    • Pohon Kantil
    • Pohon Kepuh
  • Kegiatan
    • Mocopatan
    • Hari Hari Besar Nasional
    • Seni Keroncong
    • Seni Tari
    • Seni Karawitan
    • Belajar Sinden
    • Belajar Gamelan
    • Belajar Tari
    • Belajar Teater
    • Upacara 17
    • Upacara 28
    • Sarasehan
    • Santunan
  • Artikel
  • Berita
  • Galeri
  • Login

© 2022 Situs Bung Karno - Sumunaring Ndalem Pojok - Pancasila Sudah Final.

Sugeng rawuh 🙏😊

Login via Google
ATAU

Masukkan username dan password

Lupa password?

Kembalikan Password

Masukkan username atau alamat email untuk mereset password.

Log In

Add New Playlist