• Beranda
  • Jati Diri
    • Pengenalan Ndalem Pojok
    • Arti Penting
    • Sejarah itu Pendidikan
  • Situs
    • Kamar Bayi Koesno
    • Kamar Presiden
    • Kamar Masa Muda Soekarno
    • Kopyah Miring
    • Pintu Soekarno
    • Pohon Kantil
    • Pohon Kepuh
  • Kegiatan
    • Mocopatan
    • Hari Hari Besar Nasional
    • Seni Keroncong
    • Seni Tari
    • Seni Karawitan
    • Belajar Sinden
    • Belajar Gamelan
    • Belajar Tari
    • Belajar Teater
    • Upacara 17
    • Upacara 28
    • Sarasehan
    • Santunan
  • Artikel
  • Berita
  • Galeri
  • Login
Situs Bung Karno | Sumunaring Ndalem Pojok
  • Beranda
  • Jati Diri
    • Pengenalan Ndalem Pojok
    • Arti Penting
    • Sejarah itu Pendidikan
  • Situs
    • Kamar Bayi Koesno
    • Kamar Presiden
    • Kamar Masa Muda Soekarno
    • Kopyah Miring
    • Pintu Soekarno
    • Pohon Kantil
    • Pohon Kepuh
  • Kegiatan
    • Mocopatan
    • Hari Hari Besar Nasional
    • Seni Keroncong
    • Seni Tari
    • Seni Karawitan
    • Belajar Sinden
    • Belajar Gamelan
    • Belajar Tari
    • Belajar Teater
    • Upacara 17
    • Upacara 28
    • Sarasehan
    • Santunan
  • Artikel
  • Berita
  • Galeri
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Jati Diri
    • Pengenalan Ndalem Pojok
    • Arti Penting
    • Sejarah itu Pendidikan
  • Situs
    • Kamar Bayi Koesno
    • Kamar Presiden
    • Kamar Masa Muda Soekarno
    • Kopyah Miring
    • Pintu Soekarno
    • Pohon Kantil
    • Pohon Kepuh
  • Kegiatan
    • Mocopatan
    • Hari Hari Besar Nasional
    • Seni Keroncong
    • Seni Tari
    • Seni Karawitan
    • Belajar Sinden
    • Belajar Gamelan
    • Belajar Tari
    • Belajar Teater
    • Upacara 17
    • Upacara 28
    • Sarasehan
    • Santunan
  • Artikel
  • Berita
  • Galeri
No Result
View All Result
Situs Bung Karno
No Result
View All Result
Beranda Berita

Situs Ndalem Pojok Siapkan Jamasan Pusaka Presiden Soekarno

Rabu, 2 Agustus 2023
| Waktu baca 2 menit
A A
Situs Ndalem Pojok Siapkan Jamasan Pusaka Presiden Soekarno

TopikSelaras

Jenderal A.H. Nasution Menjadi Saksi Tertulis Posisi RM Sajid Soemodihardjo sebagai Penasehat Istana

Jenderal A.H. Nasution Menjadi Saksi Tertulis Posisi RM Sajid Soemodihardjo sebagai Penasehat Istana

Sabtu, 23 Mei 2026
Ratusan Siswa SMP Ikuti Program “Detektif Jati Diri” di Situs Persada Soekarno Kediri

Ratusan Siswa SMP Ikuti Program “Detektif Jati Diri” di Situs Persada Soekarno Kediri

Kamis, 21 Mei 2026

Memulyakan bulan Asy Syuro Situs Ndalem Pojok Persada Sukarno akan menggelelar jamasan pusaka Presiden Pertama Republik Indonesia Soekarno, bersama Organisasi Persaudaraan  Cinta Tanah Air Indonesia, JKPHS Kediri dan Pasak Kediri. Ritual jamasan akan dilaksanakan pada  hari Jum’at Pahing  17 Suro 1445/04 Agustus 2023 di halaman Situs Ndalem Pojok Ds. Pojok Kec. Wates Kab. Kediri Jawa Timur Indonesia Raya.

Kegiatan jamasan pusaka Presiden Soekarno dibulan Asy Syuro ini diharapkan bisa membawa berkah agung dan melancarkan perjuangan pelurusan sejarah kemerdekaan bangsa Indonesia.

“Jika kita menengok sejarah,  perjuangan para pahlawan dalam merebut kemerdekaan itu banyak yang membawa keris dan tombak. Seperti Pangeran Diponegaro juga Jenderal Sudirman. Artinya, fakta sejarah menuntjukkan kepada kita bahwa keris dan tombak adalah salah satu sarana untuk merebut kemerdekaan bangsa ini,” ujar Lukito Sudiarto Rabu, 02 Agustus 2023.

Menurut Lukito sejarah akan mengulang jejak, untuk itu dengan jamasan pusaka  Presiden Soekarno dibulan Asy Syuro ini kita sekaligus berharap dan berdoa kepada Alloh Ta’ala.

“Semoga hal ini bisa melancarkan perjuangan kita bersama dalam usaha meluruskan sejarah 17 Agustus 1945 Kemerdekaan Republik menjadi 17 Agustus 1945 Kemerdekaan Bangsa Indonesia dan 18 Agustus 1945 Berdirinya Negara Republik Indonesia,” ujar Lukito Sudiarto Rabu, 02 Agustus 2023.

Pinitia membuka ritual jamasan Presiden RI ini berlaku untuk umum,  masyarakat yang memiliki pusaka peninggalan leluhur bisa ikut jamasan bersama pusakan Presiden RI pertama ini.

“Ritual Jamasan ini sakral, tidak sembarang orang boleh hadir. Kami akan memberikan penghormatan kepada orang-orang yang punya pusaka seperti keris, tombak, pedang belati dan lain-lain dan mencintai pusaka. Jadi yang hadir harus membawa pusaka,  karena ini sebenarnya bukan tontonan tapi lebih kepada ritual doa agar hidup kita, keluarga kita, bangsa dan negara kita senantiasa diberkahi Gusti Alloh,” terang M.Ng. Erwan Yudiono Hadi Prasojo panitia dari pengurus komunitas Pelestari Sejarah Budaya Khadiri. Rabu, 02 Agustus 2023.

Dengan cara ini panitia berharap masyarakat yang ingin hadir lebih termotivasi untuk mencintai dan memulyakan pusaka. Jeje mengatakan banyak masyarakat Indonesia yang mempunyai pusaka peninggalan leluhur, karena zaman dulu hampir semua orang tua punya pusaka.

“Kadang-kadang kita tidak tahu karena tidak pernah ditanyakan ahkirnya tidak terurus, dan pusaka itu bisa rusak, atau hilang. Maka dengan harus membawa pusaka ini harapannya masyarakat lebih termotivasi untuk menelusur dan mencari, yang tujuannya agar mau merawat kembali pusaka tinggalan leluhur itu. Sebab kalau bukan kita siapa lagi yang melestarikan budaya bangsa ini,” terang Erwan Yudiono yang akrab dipanggil Jeje.

Presiden Soekarno menyebut dua pusaka tombak dan keris  itu Kiai Gadakan yang diperoleh saat mengadakan kunjungan di Grobokan Jawa Tengah.

“Namanya Kiai Gadakan, begitu Bung Karno dan keluarga kami menyebut. Sejarahnya keris  dan tombak ini adalah pemberian seorang kepada Desa di Grobokan saat Presiden Seokarno bersama Eyang kami mengadakan kunjungan pemberantasan buta huruf disana. Kemudian Presiden Soekarno meminta untuk disimpan di Ndalem Pojok. Kami sendiri tidak tahu  mengapa harus disimpan disini,” aku RM. Kus Wartono Ketua Yayasan Pandji Saputro Ndalem Pojok.

“Semoga jamasan dibulan syuro ini membawa berkah agung dan mensukseskan pelurusan sejarah yang telah diperjuangkan oleh pada pendahulu. Jas Merah  17 Agustus 1945 bukan Kemerdekaan Republik. 17 Agustus 1945 Kemerdekaan Bangsa Indonesia dan 18 Agustus 1945 Berdirinya Negara Republik Indonesia,” pungkas RM. Kus Wartono.* salam

      
Artikel berikutnya
Ndalem Pojok Menyimpan Akte  Berdirinya NKRI 18 Agustus 1945?

Ndalem Pojok Menyimpan Akte Berdirinya NKRI 18 Agustus 1945?

Beragam Komunitas  Undang  Jokowi Hadir di Kediri

Beragam Komunitas Undang Jokowi Hadir di Kediri

Demi Generasi Bangsa, PCTA Indonesia dan Polda Metro Gelar Diklat Wawasan Kebangsaan

Demi Generasi Bangsa, PCTA Indonesia dan Polda Metro Gelar Diklat Wawasan Kebangsaan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs Bung Karno

© 2022 Situs Bung Karno - Sumunaring Ndalem Pojok - Pancasila Sudah Final.

Navigasi Situs

  • Ini Kami
  • Kontak
  • id ID
    • en EN
    • id ID

Ikuti Kami

  • Beranda
  • Jati Diri
    • Pengenalan Ndalem Pojok
    • Arti Penting
    • Sejarah itu Pendidikan
  • Situs
    • Kamar Bayi Koesno
    • Kamar Presiden
    • Kamar Masa Muda Soekarno
    • Kopyah Miring
    • Pintu Soekarno
    • Pohon Kantil
    • Pohon Kepuh
  • Kegiatan
    • Mocopatan
    • Hari Hari Besar Nasional
    • Seni Keroncong
    • Seni Tari
    • Seni Karawitan
    • Belajar Sinden
    • Belajar Gamelan
    • Belajar Tari
    • Belajar Teater
    • Upacara 17
    • Upacara 28
    • Sarasehan
    • Santunan
  • Artikel
  • Berita
  • Galeri
  • Login

© 2022 Situs Bung Karno - Sumunaring Ndalem Pojok - Pancasila Sudah Final.

Sugeng rawuh 🙏😊

Login via Google
ATAU

Masukkan username dan password

Lupa password?

Kembalikan Password

Masukkan username atau alamat email untuk mereset password.

Log In

Add New Playlist