• Beranda
  • Jati Diri
    • Pengenalan Ndalem Pojok
    • Arti Penting
    • Sejarah itu Pendidikan
  • Situs
    • Kamar Bayi Koesno
    • Kamar Presiden
    • Kamar Masa Muda Soekarno
    • Kopyah Miring
    • Pintu Soekarno
    • Pohon Kantil
    • Pohon Kepuh
  • Kegiatan
    • Mocopatan
    • Hari Hari Besar Nasional
    • Seni Keroncong
    • Seni Tari
    • Seni Karawitan
    • Belajar Sinden
    • Belajar Gamelan
    • Belajar Tari
    • Belajar Teater
    • Upacara 17
    • Upacara 28
    • Sarasehan
    • Santunan
  • Artikel
  • Berita
  • Galeri
  • Login
Situs Bung Karno | Sumunaring Ndalem Pojok
  • Beranda
  • Jati Diri
    • Pengenalan Ndalem Pojok
    • Arti Penting
    • Sejarah itu Pendidikan
  • Situs
    • Kamar Bayi Koesno
    • Kamar Presiden
    • Kamar Masa Muda Soekarno
    • Kopyah Miring
    • Pintu Soekarno
    • Pohon Kantil
    • Pohon Kepuh
  • Kegiatan
    • Mocopatan
    • Hari Hari Besar Nasional
    • Seni Keroncong
    • Seni Tari
    • Seni Karawitan
    • Belajar Sinden
    • Belajar Gamelan
    • Belajar Tari
    • Belajar Teater
    • Upacara 17
    • Upacara 28
    • Sarasehan
    • Santunan
  • Artikel
  • Berita
  • Galeri
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Jati Diri
    • Pengenalan Ndalem Pojok
    • Arti Penting
    • Sejarah itu Pendidikan
  • Situs
    • Kamar Bayi Koesno
    • Kamar Presiden
    • Kamar Masa Muda Soekarno
    • Kopyah Miring
    • Pintu Soekarno
    • Pohon Kantil
    • Pohon Kepuh
  • Kegiatan
    • Mocopatan
    • Hari Hari Besar Nasional
    • Seni Keroncong
    • Seni Tari
    • Seni Karawitan
    • Belajar Sinden
    • Belajar Gamelan
    • Belajar Tari
    • Belajar Teater
    • Upacara 17
    • Upacara 28
    • Sarasehan
    • Santunan
  • Artikel
  • Berita
  • Galeri
No Result
View All Result
Situs Bung Karno
No Result
View All Result
Beranda Berita

Peduli Apa “Kartini” pada Si Miskin?

Selasa, 22 April 2014
| Waktu baca 2 menit
A A
Peduli Apa “Kartini” pada Si Miskin?

TopikSelaras

Kapolres Kediri Ajak Ratusan Pelajar Belajar Sejarah dan Menemukan Jati Diri Bangsa

Kapolres Kediri Ajak Ratusan Pelajar Belajar Sejarah dan Menemukan Jati Diri Bangsa

Minggu, 10 Mei 2026
Jenderal A.H. Nasution Menjadi Saksi Tertulis Posisi RM Sajid Soemodihardjo sebagai Penasehat Istana

Jenderal A.H. Nasution Menjadi Saksi Tertulis Posisi RM Sajid Soemodihardjo sebagai Penasehat Istana

Sabtu, 9 Mei 2026

 

Hari Kartini selalu diperingati dengan menggelar  “lomba” berbusana Jawa, bolehlah demi melestarikan adat budaya Jawa. Tapi berdandan cantik, berbusana indah apalagi harus pergi ke salon tentu hanya mampu dilakukan oleh orang-orang berduit.  Lalu bagaimana dengan wanita-wanita miskin?

Sesunghnya ditengah  cerianya wajah-wajah cantik berbaju kebaya, disela senyumnya wajah bermake up indah,  sesungguhnya di Hari Kartini yang bersejarah ini ada wanita-wanita miskin yang hidupnya masih memilukan. Boro-boro berdandan dan memakai baju indah, makan saja masih sudah. Adakah kita sadar bahwa diseliling kita masih ada wanita-wanita dhu’afa seperti itu.

Semangat hidup Kartini adalah mengangkat derajat kaum wanita. Memberantas tembok-tembok kesenjangan sosial, kesenjangan derajat, ekonomi dan pendidikan. Bukan malah menyuburkan kesenjangnan itu. Dan inilah penyakit yang paling kita takuti di zaman modern ini.

Kegotong-royongan hancur-timbul sifat individual-individual, rasa sosial luntur-lahir rasa material-meterialis. Kesenjangan ekonomi bertambah tinggi, yang kaya makin menjadi yang miskin begitu jua. Jika sudah demikian secara tidak langsung telah lahir “kasta-kasta” baru dikehidupan ini.

Kita kita mau menengok sejarah, semangat perjuangan Kartini itu adalah memikirkan nasib orang lain, bukan nasib sendiri, menjebol tembok-tembok batas kesenjangan sosial, ekonomi dan pendididkan. Maka RA Kartini berjuang mambangun sebuah sekolah rakyat secara gratis, yang kala itu sekolah hanya bisa didapat oleh kalangan elite. Sebagai darah  bangsawan Kartini pun tak mau disebut Ndoro, tapi minta dipanggil Kartini saja.

Sekarang bisakah  kita berbaju indah, sementara disekeliling kita masih banyak wanita-wanita yang masih memakai baju compang camping. Mampukah kita berdandan molek, sementara di samping kita masih banyak wanita-wanita yang gembel yang mungkin selama hidupnya tak bernah bersolek. Tegakah kita bersenyum sepulang bermake up, sementara di sekeliling kita tak sedikit wanita-wanita yang susah mencari makan.

Apakah seperti ini jiwa Kartini…..Semangat jiwa Kartini itu memikirkan nasib orang lain, bukan sibuk sibuk bersolek diri. Maka jika memperingati hari Kartini hanya dengan berdandan ala budaya Jawa, sesungguhnya itu bukan “budaya” Kartini. Mestinya harus juga berusaha memikirkan nasib wanita-wanita miskin, minimal bagaimana dia bisa ikut berdandan dan ikut memperingati hari Kartini. Karena bisa berdandan itu adalah dambaan semua wanita. Mestinya Hari Kartini bukan hanya milik orang-orang mampu tapi juga milik semua wanita Indonesia.* Kushartono

      
Tags: 17 agustus 194518 agustus 1945bung karnoindonesiakebangsaankedirikemerdekaan bangsa indonesiakemerdekaan indonesiakemerdekaan republik indonesiakoesnomasa kecil bung karnonasionalismeproklamasiproklamatorrumah bung karnorumah ndalem pojoksitus bung karnosoekarnosukarnowates
Artikel berikutnya
Situs Rumah Masa Kecil Bung Karno Rayakan Hari Kartini

Situs Rumah Masa Kecil Bung Karno Rayakan Hari Kartini

Diklat Keris Pusaka Banyak Diminati Pelajar

Diklat Keris Pusaka Banyak Diminati Pelajar

Hardiknas dengan Shodaqoh Ilmu

Hardiknas dengan Shodaqoh Ilmu

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs Bung Karno

© 2022 Situs Bung Karno - Sumunaring Ndalem Pojok - Pancasila Sudah Final.

Navigasi Situs

  • Ini Kami
  • Kontak
  • id ID
    • en EN
    • id ID

Ikuti Kami

  • Beranda
  • Jati Diri
    • Pengenalan Ndalem Pojok
    • Arti Penting
    • Sejarah itu Pendidikan
  • Situs
    • Kamar Bayi Koesno
    • Kamar Presiden
    • Kamar Masa Muda Soekarno
    • Kopyah Miring
    • Pintu Soekarno
    • Pohon Kantil
    • Pohon Kepuh
  • Kegiatan
    • Mocopatan
    • Hari Hari Besar Nasional
    • Seni Keroncong
    • Seni Tari
    • Seni Karawitan
    • Belajar Sinden
    • Belajar Gamelan
    • Belajar Tari
    • Belajar Teater
    • Upacara 17
    • Upacara 28
    • Sarasehan
    • Santunan
  • Artikel
  • Berita
  • Galeri
  • Login

© 2022 Situs Bung Karno - Sumunaring Ndalem Pojok - Pancasila Sudah Final.

Sugeng rawuh 🙏😊

Login via Google
ATAU

Masukkan username dan password

Lupa password?

Kembalikan Password

Masukkan username atau alamat email untuk mereset password.

Log In

Add New Playlist