• Beranda
  • Jati Diri
    • Pengenalan Ndalem Pojok
    • Arti Penting
    • Sejarah itu Pendidikan
  • Situs
    • Kamar Bayi Koesno
    • Kamar Presiden
    • Kamar Masa Muda Soekarno
    • Kopyah Miring
    • Pintu Soekarno
    • Pohon Kantil
    • Pohon Kepuh
  • Kegiatan
    • Mocopatan
    • Hari Hari Besar Nasional
    • Seni Keroncong
    • Seni Tari
    • Seni Karawitan
    • Belajar Sinden
    • Belajar Gamelan
    • Belajar Tari
    • Belajar Teater
    • Upacara 17
    • Upacara 28
    • Sarasehan
    • Santunan
  • Artikel
  • Berita
  • Galeri
  • Login
Situs Bung Karno | Sumunaring Ndalem Pojok
  • Beranda
  • Jati Diri
    • Pengenalan Ndalem Pojok
    • Arti Penting
    • Sejarah itu Pendidikan
  • Situs
    • Kamar Bayi Koesno
    • Kamar Presiden
    • Kamar Masa Muda Soekarno
    • Kopyah Miring
    • Pintu Soekarno
    • Pohon Kantil
    • Pohon Kepuh
  • Kegiatan
    • Mocopatan
    • Hari Hari Besar Nasional
    • Seni Keroncong
    • Seni Tari
    • Seni Karawitan
    • Belajar Sinden
    • Belajar Gamelan
    • Belajar Tari
    • Belajar Teater
    • Upacara 17
    • Upacara 28
    • Sarasehan
    • Santunan
  • Artikel
  • Berita
  • Galeri
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Jati Diri
    • Pengenalan Ndalem Pojok
    • Arti Penting
    • Sejarah itu Pendidikan
  • Situs
    • Kamar Bayi Koesno
    • Kamar Presiden
    • Kamar Masa Muda Soekarno
    • Kopyah Miring
    • Pintu Soekarno
    • Pohon Kantil
    • Pohon Kepuh
  • Kegiatan
    • Mocopatan
    • Hari Hari Besar Nasional
    • Seni Keroncong
    • Seni Tari
    • Seni Karawitan
    • Belajar Sinden
    • Belajar Gamelan
    • Belajar Tari
    • Belajar Teater
    • Upacara 17
    • Upacara 28
    • Sarasehan
    • Santunan
  • Artikel
  • Berita
  • Galeri
No Result
View All Result
Situs Bung Karno
No Result
View All Result
Beranda Berita

Kapolres Kediri Siap Kawal Ruwatan Negara: Gawe Budaya untuk Keselamatan Bangsa

Selasa, 12 Agustus 2025
| Waktu baca 1 menit
A A
Kapolres Kediri Siap Kawal Ruwatan Negara: Gawe Budaya untuk Keselamatan Bangsa

Oplus_131072

TopikSelaras

Pencegahan Dini Kenakalan Remaja, Polres Kediri dan PIPJATBANG Gembleng 1.900 Pelajar Lewat “Detektif Jati Diri Bangsa”

Pencegahan Dini Kenakalan Remaja, Polres Kediri dan PIPJATBANG Gembleng 1.900 Pelajar Lewat “Detektif Jati Diri Bangsa”

Selasa, 28 Juli 2026
Jenderal A.H. Nasution Menjadi Saksi Tertulis Posisi RM Sajid Soemodihardjo sebagai Penasehat Istana

Jenderal A.H. Nasution Menjadi Saksi Tertulis Posisi RM Sajid Soemodihardjo sebagai Penasehat Istana

Sabtu, 23 Mei 2026

Menjelang pelaksanaan Ruwatan Negara bertema “Indonesia Mercusuar Perdamaian Dunia”, panitia penyelenggara melakukan silaturahmi ke Polres Kabupaten Kediri pada Senin (11/8/2025). Pertemuan ini menjadi ajang koordinasi demi memastikan acara yang digelar pada 18 Agustus mendatang berjalan aman, lancar, dan khidmat.

Rombongan panitia dipimpin Ketua Ruwatan Negara R.M. Suhardono, diterima langsung Kapolres Kediri AKBP Bramastyo Priaji bersama jajaran di ruang tamu Kapolres Kediri, Jl. PB. Sudirman No.56, Plongko, Pare. Hadir pula Kasat Intel, Kasat Samapta, dan Kasat Lantas.

“Alhamdulillah, kami disambut dengan hangat. Bapak Kapolres menyatakan siap membackup penuh kelancaran dan kesuksesan acara Ruwatan Negara,” ujar Suhardono.

Kapolres Kediri menegaskan dukungannya dengan merencanakan rapat koordinasi lintas instansi. “Rapat akan digelar Kamis mendatang, melibatkan jajaran Polres dan dinas terkait seperti Dinas Pariwisata, Dinas Lingkungan Hidup, serta Dinas Bina Marga,” terang Kushartono, Ketua Harian Situs Persada Soekarno.

Rapat tersebut akan diadakan di Pesantren Jati Diri Bangsa Indonesia, Pojok, Wates, Kediri. “Kami berterima kasih atas dukungan yang diberikan. Semoga acaranya sukses dan membawa berkah,” tambah Kus.

Ruwatan Negara ini memiliki makna mendalam: mendoakan keselamatan bangsa di tengah situasi dunia yang kian memanas, bahkan dibayangi potensi perang dunia ketiga. Prosesi ruwatan akan dipimpin Resi Ida Pandita Putra Agung Siliwangi dari Bali, didampingi Gus Imm (sesepuh Mojokerto), Mang Ayi Kecapi (Kidung Sunda), Ki Dalang Bani (Wayang Gandrung), dan ditutup doa serta pitutur luhur oleh Kyai Muhammad Mukhtar Mujtaba Mu’thi, penggagas Organisasi Persaudaraan Cinta Tanah Air Indonesia.*Salam

      
Tags: ruwatanRuwatanKediriRuwatanNegaraRuwatanNKRIRuwatanNusantaraRuwatanWayangGandrungwayangGandrungKediri
Artikel berikutnya
Bedah Sejarah 17 dan 18 Agustus, Prof. Anhar Gonggong Bicara di Ruwatan Negara

Bedah Sejarah 17 dan 18 Agustus, Prof. Anhar Gonggong Bicara di Ruwatan Negara

Sejarawan Nasional dan Akademisi Sepakat: 18 Agustus 1945 Lahirnya Negara RI

Sejarawan Nasional dan Akademisi Sepakat: 18 Agustus 1945 Lahirnya Negara RI

Ngaji Budaya Perdana di Jatiduwur: Merawat Sejarah, Merajut Silaturahmi

Ngaji Budaya Perdana di Jatiduwur: Merawat Sejarah, Merajut Silaturahmi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs Bung Karno

© 2022 Situs Bung Karno - Sumunaring Ndalem Pojok - Pancasila Sudah Final.

Navigasi Situs

  • Ini Kami
  • Kontak
  • id ID
    • en EN
    • id ID

Ikuti Kami

  • Beranda
  • Jati Diri
    • Pengenalan Ndalem Pojok
    • Arti Penting
    • Sejarah itu Pendidikan
  • Situs
    • Kamar Bayi Koesno
    • Kamar Presiden
    • Kamar Masa Muda Soekarno
    • Kopyah Miring
    • Pintu Soekarno
    • Pohon Kantil
    • Pohon Kepuh
  • Kegiatan
    • Mocopatan
    • Hari Hari Besar Nasional
    • Seni Keroncong
    • Seni Tari
    • Seni Karawitan
    • Belajar Sinden
    • Belajar Gamelan
    • Belajar Tari
    • Belajar Teater
    • Upacara 17
    • Upacara 28
    • Sarasehan
    • Santunan
  • Artikel
  • Berita
  • Galeri
  • Login

© 2022 Situs Bung Karno - Sumunaring Ndalem Pojok - Pancasila Sudah Final.

Sugeng rawuh 🙏😊

Login via Google
ATAU

Masukkan username dan password

Lupa password?

Kembalikan Password

Masukkan username atau alamat email untuk mereset password.

Log In

Add New Playlist