• Beranda
  • Jati Diri
    • Pengenalan Ndalem Pojok
    • Arti Penting
    • Sejarah itu Pendidikan
  • Situs
    • Kamar Bayi Koesno
    • Kamar Presiden
    • Kamar Masa Muda Soekarno
    • Kopyah Miring
    • Pintu Soekarno
    • Pohon Kantil
    • Pohon Kepuh
  • Kegiatan
    • Mocopatan
    • Hari Hari Besar Nasional
    • Seni Keroncong
    • Seni Tari
    • Seni Karawitan
    • Belajar Sinden
    • Belajar Gamelan
    • Belajar Tari
    • Belajar Teater
    • Upacara 17
    • Upacara 28
    • Sarasehan
    • Santunan
  • Artikel
  • Berita
  • Galeri
  • Login
Situs Bung Karno | Sumunaring Ndalem Pojok
  • Beranda
  • Jati Diri
    • Pengenalan Ndalem Pojok
    • Arti Penting
    • Sejarah itu Pendidikan
  • Situs
    • Kamar Bayi Koesno
    • Kamar Presiden
    • Kamar Masa Muda Soekarno
    • Kopyah Miring
    • Pintu Soekarno
    • Pohon Kantil
    • Pohon Kepuh
  • Kegiatan
    • Mocopatan
    • Hari Hari Besar Nasional
    • Seni Keroncong
    • Seni Tari
    • Seni Karawitan
    • Belajar Sinden
    • Belajar Gamelan
    • Belajar Tari
    • Belajar Teater
    • Upacara 17
    • Upacara 28
    • Sarasehan
    • Santunan
  • Artikel
  • Berita
  • Galeri
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Jati Diri
    • Pengenalan Ndalem Pojok
    • Arti Penting
    • Sejarah itu Pendidikan
  • Situs
    • Kamar Bayi Koesno
    • Kamar Presiden
    • Kamar Masa Muda Soekarno
    • Kopyah Miring
    • Pintu Soekarno
    • Pohon Kantil
    • Pohon Kepuh
  • Kegiatan
    • Mocopatan
    • Hari Hari Besar Nasional
    • Seni Keroncong
    • Seni Tari
    • Seni Karawitan
    • Belajar Sinden
    • Belajar Gamelan
    • Belajar Tari
    • Belajar Teater
    • Upacara 17
    • Upacara 28
    • Sarasehan
    • Santunan
  • Artikel
  • Berita
  • Galeri
No Result
View All Result
Situs Bung Karno
No Result
View All Result
Beranda Artikel

Ternyata Kelahiran Bayi Koesno Soekarno Ditampani oleh Seorang Kyai

Jumat, 28 Juni 2024
| Waktu baca 2 menit
A A
Ternyata Kelahiran Bayi Koesno Soekarno Ditampani  oleh Seorang Kyai

TopikSelaras

Runtuhnya Pendidikan Sekuler dan Materialisme: Menuju Kebangkitan Tasawuf Dunia

Runtuhnya Pendidikan Sekuler dan Materialisme: Menuju Kebangkitan Tasawuf Dunia

Jumat, 27 Maret 2026
Selamat Idhul Fithri Mohon Maaf Lahir & Bathin

Selamat Idhul Fithri Mohon Maaf Lahir & Bathin

Jumat, 20 Maret 2026

Ternyata hidup Soekarno Presiden Republik Indonesia pertama Soekarno lekat dengan para Kyai. Selain diceritakan bahwa Seokaemo kecil pernah nyantri di Pesantren Kedungturi Ploso Jombang, bahkan kelahirannya disambut oleh serang Kyai.

Hal ini disinggung dalam biografi Soekarno Penyambung Lidah Rakyat yang ditulis oleh Cindy Adams. Sebagaimana diungkapkan oleh Ketua Harian Situs Ndalem Pojok Persada Soekarno Kediri.

“Bung Karno sendiri menyampaikan dalam biografi Soekarno karya Cindy Adams. Pada halaman 23 jelas dituliskan. “…Satu-satunya saksi yang bisa bersumpah, siapa sejatinya ayahku, dan menjadi saksi bahwa aku benar-benar dilahirkan oleh ibuku, sudah lama meninggal,” kata R. Kushartono Ketua Harian Situs Ndalem Pojok Persada Soekarno Kediri. Rabu (26l/06/2024).

Menurut Kus, nampaknya belum ada sejarawan yang meneliti siapa sosok misteri ini.

“Sampai peringatan Harlah Bung Karno Ke-122 tahun 2024 ini, saya belum pernah mendengar ada sejarawan yang mengungkapkan siapa sebenarnya saksi yang berani bersumpah sebagaimana dimaksud oleh Bung Karno itu,” katanya.

Sementara menurut Kus, jika mencermati buku Penyambung Lidah Rakyat, Bung Karno telah menyampaikan peran sosok yang dimaksud.

“Satu-satunya orang yang mengurus Ibu adalah sahabat keluarga kami, seorang lelaki yang sudah sangat tua. Adalah dia dan tak ada orang lain, yang menyambut kehadiranku di dunia”, demikian ditulis pada halaman 22 buku Penyambung Lidah Rakyat.

“Jadi orang yang berani bersumpah tentang kelahiran Bung Karno itu adalah orang yang membantu persaliman Ibubya, dialah seorang lelaki yang sudah sangat tua, yang menyambut kehadirannya di dunia ini,” paparnya

Namun di dalam buku Penyambung Lidah Rakyat ini tidak disebutkan siapa nama kakek tua itu. Dan bertahun-tahun seolah menjadi misteri.

“Siapa kakek tua yang dimaksud Bung Karno itu, siapa namanya, orang mana dan apa pekerjaannya, bertahun-tahun. Inilah yang diceritakan oleh keluarga kami, dialah Kek Suro atau nama lengkapnya Kyai Mas Surosentono orang Suco Kabuh, Ploso, Jombang. Atas saran keluarga Ndalem Pojok Kek Suro kemudian diangkat oleh Presiden Soekarno menjadi penasehat Presiden waktu di Istana Jogja,” urainya.

Apa yang disampaikan keluarga Ndalem Pojok ini ternyata selaras dengan apa yang tertulis dalam buku “Soekarno Putra Sang Fajar” karya Sholichin Salam.

“Kelahirannya tiada ditolong oleh suster maupun dukun bersalin di kampung, melainkan hanya disaksikan oleh Ayah dan Pak Suro. Bahkan Mbah Suro Sentono inilah yang memotong pusernya bayi Soekarno,” tulis Sholichin Salam pada halaman 18.

“Kalau Bung Karno menyebut kakek tua yang menyambut kehadirannya di dunia, keluarga Ndalem menceritakan Kek Surosentono adalah yang nampani bayinya Soekarno, sementara Sholichin Salam menulis Mbah Surosentono yang memotong pusernya bayi Soekarno. Jadi biografi Bung Karno, cerita dari Ndalem Pojok dan buku karya Sholichin Salam koheran,” pungkas Kus yang mengaku mendapat cerita perihal Kek Surosentono langsung dari Ayahanya yang memang sama-sama tinggal di Istana Presiden Soekarno di Jogja.* Salam

      
Tags: #soekarno lahir di ploso
Artikel berikutnya
Guruh Sukarno Ungkapkan Masa Kecil Bung Karno Ada di Ploso dan Ndalem Pojok

Guruh Sukarno Ungkapkan Masa Kecil Bung Karno Ada di Ploso dan Ndalem Pojok

Bulan Suro, Dua  Pusaka Bung Karno Dijamas di Ndalem Pojok

Bulan Suro, Dua Pusaka Bung Karno Dijamas di Ndalem Pojok

Sejarawan Nasional Soekarno Kunjungi Rumah Presiden Soekarno di Kediri

Sejarawan Nasional Soekarno Kunjungi Rumah Presiden Soekarno di Kediri

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs Bung Karno

© 2022 Situs Bung Karno - Sumunaring Ndalem Pojok - Pancasila Sudah Final.

Navigasi Situs

  • Ini Kami
  • Kontak
  • id ID
    • en EN
    • id ID

Ikuti Kami

  • Beranda
  • Jati Diri
    • Pengenalan Ndalem Pojok
    • Arti Penting
    • Sejarah itu Pendidikan
  • Situs
    • Kamar Bayi Koesno
    • Kamar Presiden
    • Kamar Masa Muda Soekarno
    • Kopyah Miring
    • Pintu Soekarno
    • Pohon Kantil
    • Pohon Kepuh
  • Kegiatan
    • Mocopatan
    • Hari Hari Besar Nasional
    • Seni Keroncong
    • Seni Tari
    • Seni Karawitan
    • Belajar Sinden
    • Belajar Gamelan
    • Belajar Tari
    • Belajar Teater
    • Upacara 17
    • Upacara 28
    • Sarasehan
    • Santunan
  • Artikel
  • Berita
  • Galeri
  • Login

© 2022 Situs Bung Karno - Sumunaring Ndalem Pojok - Pancasila Sudah Final.

Sugeng rawuh 🙏😊

Login via Google
ATAU

Masukkan username dan password

Lupa password?

Kembalikan Password

Masukkan username atau alamat email untuk mereset password.

Log In

Add New Playlist