Dalam penelusuran sejarah Bung Karno, terdapat banyak tokoh besar yang tercatat dalam buku-buku nasional. Namun di balik perjalanan Sang Proklamator, ada sosok penting yang jarang dikenal publik luas, padahal memiliki kedekatan langsung dengan Presiden pertama Republik Indonesia. Sosok tersebut adalah R.M. Sajid Soemodihardjo — seorang pejuang kemerdekaan sekaligus saksi sejarah dari lingkaran dalam Bung Karno.
Nama beliau memiliki arti penting, khususnya dalam menguatkan narasi sejarah Situs Persada Sukarno Ndalem Pojok sebagai tempat transformasi Koesno menjadi Soekarno.
Tokoh Dekat Presiden Soekarno
R.M. Sajid Soemodihardjo bukan sekadar tokoh masyarakat biasa. Beliau dikenal sebagai sosok yang dipercaya langsung oleh Presiden Soekarno dalam masa-masa awal berdirinya Republik Indonesia.
Dalam berbagai catatan sejarah, R.M. Sajid pernah menjalankan tugas penting sebagai Kepala Rumah Tangga Kepresidenan Republik Indonesia pada periode awal kemerdekaan. Kedekatan tersebut menempatkan beliau bukan hanya sebagai pembantu teknis pemerintahan, tetapi juga bagian dari lingkaran terpercaya di sekitar Bung Karno.
Kepercayaan itu menunjukkan bahwa hubungan keluarga dan historis antara Bung Karno dengan keluarga Ndalem Pojok bukanlah cerita yang muncul belakangan, melainkan hubungan yang memang telah terjalin kuat sejak masa awal kehidupan Sang Proklamator.
Mata Rantai Sejarah Ndalem Pojok
R.M. Sajid Soemodihardjo merupakan adik dari R.M. Pandji Soemosewoyo, tokoh yang diyakini menjadi pengasuh sekaligus pembimbing spiritual Soekarno kecil ketika masih bernama Koesno.
Keluarga besar Ndalem Pojok memiliki posisi penting dalam sejarah transformasi identitas Bung Karno. Di rumah inilah, menurut tradisi tutur keluarga dan berbagai dokumen pendukung, terjadi pergantian nama Koesno menjadi Soekarno.
Karena hidup langsung di lingkungan keluarga tersebut, R.M. Sajid menjadi salah satu saksi paling penting yang menghubungkan sejarah lokal Kediri dengan sejarah nasional Indonesia.
Kesaksiannya memiliki bobot kuat karena berasal dari “inner circle” Bung Karno sendiri, bukan sekadar cerita turun-temurun tanpa hubungan langsung.
Tercatat dalam Sejarah Nasional
Kredibilitas R.M. Sajid Soemodihardjo juga diperkuat oleh keberadaannya dalam sejumlah catatan sejarah nasional.
Nama beliau disebut dalam karya monumental A.H. Nasution berjudul Sekitar Perang Kemerdekaan Indonesia. Hal ini menunjukkan bahwa peran beliau diakui dalam konteks perjuangan bangsa, bukan hanya dalam lingkup lokal Kediri.
Selain itu, jejak kedekatan beliau dengan Bung Karno juga diperkuat melalui dokumentasi foto dan arsip sejarah di lingkungan Istana Kepresidenan pada masa awal Republik Indonesia.
Atas jasa perjuangannya, R.M. Sajid Soemodihardjo juga dikenal sebagai salah satu tokoh Perintis Kemerdekaan Republik Indonesia.
Menjaga Api Sejarah Bung Karno
Peran R.M. Sajid Soemodihardjo menjadi sangat penting dalam menjaga kesinambungan narasi sejarah tentang Bung Karno dan Ndalem Pojok.
Di tengah banyaknya versi sejarah yang berkembang, keberadaan saksi dari lingkaran dalam seperti beliau memberikan fondasi yang lebih kuat bagi upaya pelestarian sejarah nasional.
Melalui kesaksian keluarga, dokumen sejarah, serta hubungan langsung dengan Bung Karno, sosok R.M. Sajid menjadi jembatan penting yang menghubungkan memori lokal dengan perjalanan besar bangsa Indonesia.
Ndalem Pojok dan Warisan Sejarah Bangsa
Hari ini, Situs Persada Sukarno Ndalem Pojok terus berkembang sebagai ruang edukasi sejarah dan laboratorium karakter bangsa.
Keberadaan tokoh seperti R.M. Sajid Soemodihardjo menjadi pengingat bahwa sejarah Indonesia tidak hanya dibangun oleh tokoh-tokoh besar yang tampil di panggung utama, tetapi juga oleh mereka yang setia menjaga nilai, mendampingi perjuangan, dan merawat memori bangsa dari balik layar sejarah.
Melalui jejak beliau, generasi muda diajak memahami bahwa menjaga sejarah bukan sekadar mengenang masa lalu, melainkan menjaga arah jati diri bangsa untuk masa depan Indonesia.* Surya


