Kediri – Peringatan Hari Kartini di Situs Persada Soekarno Ndalem Pojok berlangsung meriah dan mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Kegiatan yang digelar pada Senin malam (20/04/2026) ini menghadirkan berbagai rangkaian acara yang memadukan hiburan, nilai sosial, dan semangat kebangsaan.
Sejak sore hingga malam hari, warga tampak memadati lokasi kegiatan di Desa Pojok, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri. Acara yang mengusung tema “Habis Gelap Terbitlah Terang” ini dihadiri tokoh lintas agama, komunitas masyarakat, serta perwakilan pemerintah daerah.
Beragam kegiatan digelar, mulai dari doa lintas agama, santunan anak yatim dan fakir miskin, lomba bicara bahasa Jawa, selamatan, fashion show, hingga pembagian doorprize. Suasana kebersamaan dan kegembiraan terasa kuat sepanjang acara berlangsung.
Ketua panitia, Erny Nengtiyas, menyampaikan bahwa kegiatan ini dirancang sebagai bentuk peringatan Hari Kartini yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga berdampak sosial.
“Kami ingin peringatan Hari Kartini tidak hanya menjadi acara tahunan, tetapi juga menjadi momentum untuk berbagi dan memperkuat kebersamaan di tengah masyarakat,” ujarnya.
Fashion show yang menampilkan peserta dari berbagai kalangan menjadi salah satu daya tarik utama. Selain itu, pembagian doorprize turut menambah semarak acara dan meningkatkan partisipasi warga.
Tidak hanya hiburan, kegiatan ini juga menghadirkan sarasehan kebangsaan dengan narasumber R.A. Jayandari Purnamawati dan Eni Setyoningsih. Dalam sesi ini, peserta diajak memahami lebih dalam makna perjuangan Raden Ajeng Kartini dalam konteks kekinian.
“Kartini bukan hanya simbol emansipasi perempuan, tetapi juga inspirasi dalam membangun kesadaran dan karakter bangsa,” ungkap Jayandari dalam pemaparannya.
Sementara itu, Eni Setyoningsih menekankan pentingnya peran perempuan dalam menjaga nilai budaya dan membangun peradaban.
“Semangat Kartini harus terus dihidupkan melalui tindakan nyata, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat,” katanya.
Selain menjadi ajang hiburan dan refleksi, kegiatan ini juga menegaskan pentingnya kepedulian sosial melalui santunan kepada anak yatim dan fakir miskin.
Penyelenggara kegiatan, yakni Organisasi Persaudaraan Cinta Tanah Air Indonesia bersama Jamiyah Kautsaran Putri Haajarulloh Shiddiqiyyah Cabang Kediri, berharap kegiatan ini dapat terus dilaksanakan dan menjangkau lebih banyak masyarakat.
Melalui peringatan ini, nilai-nilai perjuangan Kartini diharapkan mampu menginspirasi generasi muda untuk memperkuat semangat kebangsaan, persatuan, serta kepedulian sosial dalam kehidupan sehari-hari.*Surya


