Polres Kediri bersama Perkumpulan Instruktur Penguatan Jati Diri Bangsa (PIPJATBANG) menggelar Bimbingan dan Pelatihan (Binlat) Laboratorium Jati Diri Bangsa Indonesia pada awal bulan suci Ramadan, Sabtu (21/02/2026).
Kegiatan yang diikuti sekitar seratus pelajar SMA, SMK, dan MAN dari berbagai wilayah Kabupaten Kediri ini dipusatkan di Pesantren Jati Diri Bangsa Indonesia Merajut Perdamaian Nusantara serta Situs Ndalem Pojok Persada Soekarno, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri.
Binlat ini tidak hanya menanamkan semangat cinta tanah air dan kedisiplinan, tetapi juga memperkuat keimanan, keikhlasan, serta tanggung jawab sosial generasi muda di momentum Ramadan yang penuh makna.
Sekjen PIPJATBANG Pusat, R. Kushartono, S.M., menyampaikan bahwa pelaksanaan gelombang kedua di bulan suci memiliki nilai spiritual tersendiri.
“Binlat Karakter Laboratorium Jati Diri Bangsa gelombang kedua ini sangat istimewa karena dilaksanakan di bulan Ramadan yang penuh keberkahan. Secara fisik memang lebih berat karena berpuasa, namun kami meyakini di balik itu ada hikmah dan pembentukan mental yang lebih kuat,” ujarnya.
Kapolres Kediri, AKBP Bramastyo Priaji, dalam sambutannya menekankan pentingnya pembentukan karakter dan lingkungan pergaulan bagi masa depan generasi muda.
“Dengan siapa kita berkumpul akan sangat memengaruhi masa depan. Lingkungan yang baik akan membentuk pola pikir, sikap, dan karakter yang baik pula,” tegasnya.
Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari berbagai unsur Pemerintah Kabupaten Kediri. Hadir dalam pembukaan antara lain perwakilan Bakesbangpol, Dinas Pendidikan, Dinas Pariwisata, Kementerian Agama Kabupaten Kediri, serta Komisi IV DPRD Kabupaten Kediri.
Melalui sinergi antara kepolisian, organisasi pembinaan karakter, pesantren, dan pemerintah daerah, diharapkan kegiatan ini mampu melahirkan generasi muda Kabupaten Kediri yang berkarakter kuat, berjiwa nasionalis, dan berakhlak mulia.* salam





