Yayasan Pendidikan Shiddiqiyyah (YPS) Cabang Jombang sukses menggelar Tasyakuran Hari Lahir (Harlah) ke-16 Bustan Tsamrotul Qolbis Salim (BTQ) pada Minggu (21/9) pagi. Acara yang berlangsung di halaman Kantor Eks Wilkerdik Plandaan dan SD Negeri Bangsri ini diwarnai dengan berbagai kegiatan bernuansa kebangsaan.
Dengan mengusung tema “Bakat dan Kreativitas Rasa Kebangsaan dan Jiwa Cinta Tanah Air Indonesia”, kegiatan ini diikuti ratusan peserta. Mereka berasal dari putra-putri BTQ se-Kabupaten Jombang, perwakilan santri BTQ dari Mojokerto, Nganjuk, Lamongan, Bojonegoro, Gresik, serta siswa SD dan MI se-Kecamatan Plandaan.
“Lomba diikuti oleh putra-putri BTQ se-Kabupaten Jombang, serta perwakilan dari Mojokerto, Nganjuk, Lamongan, Bojonegoro, dan Gresik. Selain itu, murid SD dan MI se-Kecamatan Plandaan juga turut berpartisipasi,” ujar Widi Asyari, panitia lomba.
Berbagai cabang lomba digelar, mulai dari menyanyi lagu nasional Matahari Terbit ciptaan Wage Soepratman, menghafal teks Proklamasi, menghafal Pembukaan UUD 1945, lomba mewarnai, menggambar tokoh pahlawan nasional, hingga paduan suara lagu nasional Syukur tiga stanza.
Antusiasme peserta terlihat begitu tinggi. Anak-anak tampil penuh semangat, menyalurkan bakat sekaligus menumbuhkan kecintaan kepada bangsa dan negara.
“Subhanallah, Alhamdulillah, Astaghfirullah. Acara Tasyakuran Harlah BTQ se-Kabupaten Jombang sukses besar, luar biasa,” ungkap M. Roffi, perwakilan Departemen Pendidikan YPS Pusat.
Acara ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi antar-BTQ, tetapi juga wadah pembentukan karakter generasi muda yang berjiwa nasionalis dan berlandaskan nilai religius.*Salam





