• Beranda
  • Jati Diri
    • Pengenalan Ndalem Pojok
    • Arti Penting
    • Sejarah itu Pendidikan
  • Situs
    • Kamar Bayi Koesno
    • Kamar Presiden
    • Kamar Masa Muda Soekarno
    • Kopyah Miring
    • Pintu Soekarno
    • Pohon Kantil
    • Pohon Kepuh
  • Kegiatan
    • Mocopatan
    • Hari Hari Besar Nasional
    • Seni Keroncong
    • Seni Tari
    • Seni Karawitan
    • Belajar Sinden
    • Belajar Gamelan
    • Belajar Tari
    • Belajar Teater
    • Upacara 17
    • Upacara 28
    • Sarasehan
    • Santunan
  • Artikel
  • Berita
  • Galeri
  • Login
Situs Bung Karno | Sumunaring Ndalem Pojok
  • Beranda
  • Jati Diri
    • Pengenalan Ndalem Pojok
    • Arti Penting
    • Sejarah itu Pendidikan
  • Situs
    • Kamar Bayi Koesno
    • Kamar Presiden
    • Kamar Masa Muda Soekarno
    • Kopyah Miring
    • Pintu Soekarno
    • Pohon Kantil
    • Pohon Kepuh
  • Kegiatan
    • Mocopatan
    • Hari Hari Besar Nasional
    • Seni Keroncong
    • Seni Tari
    • Seni Karawitan
    • Belajar Sinden
    • Belajar Gamelan
    • Belajar Tari
    • Belajar Teater
    • Upacara 17
    • Upacara 28
    • Sarasehan
    • Santunan
  • Artikel
  • Berita
  • Galeri
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Jati Diri
    • Pengenalan Ndalem Pojok
    • Arti Penting
    • Sejarah itu Pendidikan
  • Situs
    • Kamar Bayi Koesno
    • Kamar Presiden
    • Kamar Masa Muda Soekarno
    • Kopyah Miring
    • Pintu Soekarno
    • Pohon Kantil
    • Pohon Kepuh
  • Kegiatan
    • Mocopatan
    • Hari Hari Besar Nasional
    • Seni Keroncong
    • Seni Tari
    • Seni Karawitan
    • Belajar Sinden
    • Belajar Gamelan
    • Belajar Tari
    • Belajar Teater
    • Upacara 17
    • Upacara 28
    • Sarasehan
    • Santunan
  • Artikel
  • Berita
  • Galeri
No Result
View All Result
Situs Bung Karno
No Result
View All Result
Beranda Artikel

Wisata Bisu di Kediri, Siapa Ingin Mencoba?

Kamis, 5 Februari 2026
| Waktu baca 2 menit
A A
Wisata Bisu Kediri

Wisata Bisu Kediri

TopikSelaras

Selamat Idhul Fithri Mohon Maaf Lahir & Bathin

Selamat Idhul Fithri Mohon Maaf Lahir & Bathin

Jumat, 20 Maret 2026
METODE PEMBELAJARAN TRANSFORMASI JATI DIRI

METODE PEMBELAJARAN TRANSFORMASI JATI DIRI

Kamis, 12 Maret 2026

Sebuah konsep wisata edukatif yang unik tengah dikembangkan di Kabupaten Kediri. Bertempat di Situs Ndalem Pojok Persada Sukarno, Desa Pojok, Kecamatan Wates, hadir program bertajuk “Wisata Bisu: Transformasi Jiwa Kusno Menjadi Soekarno”.

Wisata ini merupakan pengembangan dari Pilot Project Bimbingan dan Pelatihan (BINLAT) Laboratorium Pendidikan Karakter Jati Diri Bangsa, yang sebelumnya dilaksanakan dalam format pelatihan satu hari penuh. Melalui Wisata Bisu, pengalaman pembelajaran tersebut dirangkum dalam paket singkat berdurasi sekitar dua jam.

Ketua Umum Situs Ndalem Pojok Persada Sukarno Kediri, R.M. Suhardono, S.E., menjelaskan bahwa konsep ini dirancang agar lebih mudah diakses oleh masyarakat luas, khususnya pelajar.

“Kami mencoba menghadirkan pengalaman yang lebih ringkas namun tetap bermakna. Dalam waktu sekitar dua jam, peserta diajak merasakan suasana situs secara lebih hening dan reflektif,” ujarnya, Kamis (5/02/2026).

Wisata Bisu dikemas dengan pendekatan experiential learning, di mana peserta tidak hanya menerima penjelasan, tetapi juga diajak mengalami langsung suasana dan nilai-nilai yang ada di lokasi. Selama kegiatan berlangsung, peserta diajak melalui tiga tahapan utama.

Tahap pertama adalah prosesi hening (wisata bisu), yang bertujuan melatih adab, ketenangan, dan kepekaan batin. Tahap kedua berupa storytelling kontekstual, yang mengajak peserta memahami perjalanan hidup dan semangat perjuangan Bung Karno di tempat yang memiliki nilai sejarah. Tahap ketiga adalah internalisasi jati diri, yakni refleksi untuk menanamkan nilai-nilai karakter kebangsaan secara personal.

Salah satu peserta, Faridatul Kholidah, siswi SMA asal Jombang, mengaku mendapatkan pengalaman berbeda meskipun sebelumnya sudah beberapa kali berkunjung ke Ndalem Pojok.

“Saya sudah sering ke sini, tapi mengikuti wisata bisu rasanya berbeda. Saya jadi lebih merasakan suasana dan maknanya. Jujur, ini di luar bayangan saya,” tuturnya.

Kepala Program Pekat Wisata Bisu menjelaskan bahwa konsep keheningan sebenarnya bukan hal baru dalam budaya Nusantara, namun pendekatan yang digunakan di sini lebih diarahkan pada edukasi karakter.

“Memang ada tradisi “Tapa Bisu” seperti Mubeng Beteng di Yogyakarta saat 1 Suro, namun itu adalah ritual adat/keagamaan.  Ada juga “Retreat Sunyi” di Bali tapi sifatnya adalah pemulihan diri pribadi kejiwaan dan spiritualitas umum, bukan penguatan Karakter Kebangsaan,  bukan sebuah Paket Wisata Edukasi yang terstruktur untuk siswa sekolah,” papar Kushatono, S.M.

Menurutnya, keheningan justru menjadi ruang belajar yang efektif di tengah kehidupan modern yang serba cepat dan bising.

Bisu bukan berarti kosong, dalam keheningan 2 jam, siswa dipandu melalui teknik Neuro-Pedagogi dan Metode Rasa untuk mengistirahatkan logika dan menyalakan rasa. “Di sinilah  jiwa mereka terbuka. Saat mulut terkunci, telinga jiwa mulai bekerja menyerap nilai-nilai luhur yang ada di Ndalem Pojok,” tambah Pria yang juga Ketua Departemen Pendidikan DPP PCTA Indonesia ini.

Melalui Wisata Bisu, Situs Ndalem Pojok Persada Sukarno Kediri berharap dapat menghadirkan alternatif wisata edukatif yang menenangkan sekaligus bermakna, sebagai ruang belajar sejarah, karakter, dan jati diri bangsa dengan cara yang sederhana dan membumi.

Dunia hari ini terlalu bising, membuat manusia kehilangan kemampuan untuk mendengar suara hati dan jati diri. Situs Ndalem Pojok Persada Sukarno Kediri menghadirkan sebuah inovasi wisata edukasi yang manarik. Kami percaya bahwa anak yang mampu mendengar dalam keheningan adalah anak yang akan mampu memimpin dalam keramaian,” pungkas Kus.* salam

 

      
Tags: DesaBisuPaketWisataBisusoekarnowisataBisuWisataBisudiKediriWisataBisuNdalemPojokWisataBisuSitusPersadaSukarnowisatastorytelling
Artikel berikutnya
Wisata Bisu sebagai Laboratorium Pendidikan Karakter Dikembangkan oleh PCTA Indonesia dan PIPJATBANG

Wisata Bisu sebagai Laboratorium Pendidikan Karakter Dikembangkan oleh PCTA Indonesia dan PIPJATBANG

RUANG DISKUSI LAHIRNYA GAGASAN KEMERDEKAAN

RUANG DISKUSI LAHIRNYA GAGASAN KEMERDEKAAN

Mengungkap Rahasia di Balik Peci Miring: Titik Balik Kebangkitan

Mengungkap Rahasia di Balik Peci Miring: Titik Balik Kebangkitan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs Bung Karno

© 2022 Situs Bung Karno - Sumunaring Ndalem Pojok - Pancasila Sudah Final.

Navigasi Situs

  • Ini Kami
  • Kontak
  • id ID
    • en EN
    • id ID

Ikuti Kami

  • Beranda
  • Jati Diri
    • Pengenalan Ndalem Pojok
    • Arti Penting
    • Sejarah itu Pendidikan
  • Situs
    • Kamar Bayi Koesno
    • Kamar Presiden
    • Kamar Masa Muda Soekarno
    • Kopyah Miring
    • Pintu Soekarno
    • Pohon Kantil
    • Pohon Kepuh
  • Kegiatan
    • Mocopatan
    • Hari Hari Besar Nasional
    • Seni Keroncong
    • Seni Tari
    • Seni Karawitan
    • Belajar Sinden
    • Belajar Gamelan
    • Belajar Tari
    • Belajar Teater
    • Upacara 17
    • Upacara 28
    • Sarasehan
    • Santunan
  • Artikel
  • Berita
  • Galeri
  • Login

© 2022 Situs Bung Karno - Sumunaring Ndalem Pojok - Pancasila Sudah Final.

Sugeng rawuh 🙏😊

Login via Google
ATAU

Masukkan username dan password

Lupa password?

Kembalikan Password

Masukkan username atau alamat email untuk mereset password.

Log In

Add New Playlist